Sabtu, 20 Agustus 2016

SIMBOL DASAR MATEMATIKA

Simbol Matematika Dasar
Simbol
Nama
Penjelasan
Contoh
Dibaca sebagai
Kategori
+
4 + 6 berarti jumlah antara 4 dan 6.
2 + 7 = 9
tambah
union disjoin
A1 + A2 berarti disjoint union himpunan A1 dan A2.
A1={1,2,3,4} ∧ A2={2,4,5,7} ⇒
A1 + A2 = {(1,1), (2,1), (3,1), (4,1), (2,2), (4,2), (5,2), (7,2)}
gabungan disjoin dari ... dan ...
−
9 − 4 berarti 9 dikurangi 4.
8 − 3 = 5
kurang
−3 berarti negatif dari angka 3.
−(−5) = 5
A − B berarti himpunan yang mempunyai semua anggota dari A yang tidak terdapat pada B.
{1,2,4} − {1,3,4}  =  {2}
minus; tanpa
×
3 × 4 berarti perkalian 3 oleh 4.
7 × 8 = 56
kali
X×Y berarti himpunan dari semua pasangan tertata dengan elemen pertama dari setiap pasangan dipilih dari X dan elemen kedua dipilih dari Y.
{1,2} × {3,4} = {(1,3),(1,4),(2,3),(2,4)}
Produk Cartesian dari … dan …; produk langsung dari … dan …
u × v artinya produk silang dari vektor-vektor u dan v
(1,2,5) × (3,4,−1) =
(−22, 16, − 2)
dikalikan silang dengan
÷

/
6 ÷ 3 atau 6/3 berati 6 dibagi 3.
2 ÷ 4 = .5

12/4 = 3
dibagi dengan
√
√x berarti bilangan positif yang kuadratnya x.
√4 = 2
jika z = r exp(iφ) ditulis dalam koordinat polar dengan -π < φ ≤ π, maka √z = √r exp(iφ/2).
√(-1) = i
akar kuadrat kompleks

Simbol Berdasarkan Tanda Sama Dengan
Simbol
Nama
Penjelasan
Contoh
Dibaca sebagai
Kategori
=
Kesamaan
x = y berarti x and y mewakili hal atau nilai yang sama.
1 + 1 = 2
sama dengan
umum
≠
x ≠ y berarti x dan y tidak mewakili hal atau nilai yang sama.
1 ≠ 2
tidak sama dengan
umum
~
X ~ D, artinya variabel random X mempunyai distribusi probabilitas D.
mempunyai distribusi; tidak terhingga
≈
G ≈ H berarti grup G adalah isomorfik ke grup H
Q / {1, −1} ≈ V,
di mana Q adalah quaternion group dan Vadalah Klein four-group.
adalah isomorfik ke
:=

≡

:
⇔
x := y or x ≡ y berarti x didefinisikan sebagai nama lain dari y (perlu dicatat bahwa ≡ dapat juga berarti lain, misalnya congruence).

P :
⇔ Q berarti P didefinisikan secara logis ekuivalen terhadap Q.
cosh x := (1/2)(exp x + exp (−x))

A XOR B :
⇔ (A ∨ B) ∧ ¬(A ∧ B)
didefinisikan sebagai
di mana-mana
⇔

↔
A ⇔ B berarti A benar jika B benar dan A salah jika B salah.
x + 5 = y +2  ⇔  x + 3 = y
Simbol Yang Mengarah  Ke Kiri
atau ke Kanan
Simbol
Nama
Penjelasan
Contoh
Dibaca sebagai
Kategori
<

>
x < y berarti x lebih kecil dari y.

x > y berarti x lebih besar dari y.
3 < 4
5 > 4
lebih kecil dari; lebih besar dari
≤

≥
x ≤ y berarti x lebih kecil dari atau sama dengan y.

x ≥ y berarti x lebih besar dari atau sama dengan y.
3 ≤ 4 and 5 ≤ 5
5 ≥ 4 and 5 ≥ 5
lebih kecil dari atau sama dengan, lebih besar dari atau sama dengan
f:X→Y
panah fungsi
f: X → Y berarti fungsi f memetakan himpunan X ke dalam himpunan Y.
Biarlah f: Z → N didefinisikan oleh f(x) = x2.
dari ... ke
⇒

→

⊃
A ⇒ B artinya jika A benar maka B juga benar; jika A salah, maka tidak ada yang dapat dikatakan mengenai B.

→ dapat berarti sama dengan
⇒, atau dapat berarti untukfungsi yang diberikan di bawah.

⊃ dapat berarti sama dengan ⇒, atau dapat berarti untuksuperset yang diberikan di bawah.
x = 2  ⇒  x2 = 4 adalah benar, tetapi x2 = 4   ⇒  x = 2 secara umum adalah salah (karena x dapat saja bernilai −2).
mengimplikasikan; jika .. maka
¬

˜
Pernyataan ¬A benar jika dan hanya jika A salah.

A slash ditempatkan melalui operator lain sama dengan "¬" ditempatkan di depan.
¬(¬A) ⇔ A
x ≠ y  
⇔  ¬(x =  y)
"bukan"
∧
logical conjunction atau meet dalamlattice
Pernyataan A ∧ B benar jika A dan B keduanya benar; jika bukan itu salah.
n < 4  ∧  n >2  ⇔  n = 3 di mana n adalah bilangan asli.
"dan"
∨
logical disjunction atau join dalam suatu lattice
Pernyataan A ∨ B benar jika A atau B (atau keduanya) benar; jika keduanya salah, pernyataan itu salah.
n ≥ 4  ∨  n ≤ 2  ⇔ n ≠ 3 bilamana n adalah bilangan asli.

Tanda Kurung
Simbol
Nama
Penjelasan
Contoh
Dibaca sebagai
Kategori
| |
|x| berarti jarak dari garis real (atau plan kompleks) antara x dan nol.
|3| = 3, |-5| = |5|
|i| = 1, |3+4i| = 5
nilai mutlak dari
|| ||
||x|| adalah norm dari elemen x dari suatu ruang vektor normed.
||x+y|| ≤ ||x|| + ||y||
norm dari; panjang dari
( )
penerapan fungsi
f(x) berarti nilai fungsi f pada elemen x.
Jika f(x) := x2, maka f(3) = 32 = 9.
dari
precedence grouping
operasi di dalam kurung harus dilakukan terlebih dahulu.
(8/4)/2 = 2/2 = 1, but 8/(4/2) = 8/2 = 4.
umum
{ , }
set brackets
{a,b,c} berarti suatu himpunan yang terdiri dari a, b, dan c.
N = {0,1,2,...}
himpunan dari ...
{ : }

{ | }
{x : P(x)} berarti himpunan semua x di mana P(x) benar. {x | P(x)} sama dengan {x :P(x)}.
{n ∈ N : n2 < 20} = {0,1,2,3,4}
himpunan dari ... sedemikian sehingga ...



Simbol Bukan Huruf Yang Lain
Simbol
Nama
Penjelasan
Contoh
Dibaca sebagai
Kategori
o
fog adalah suatu fungsi di mana (fog)(x) = f(g(x)).
jika f(x) = 2x, and g(x) = x + 3, maka (fog)(x) = 2(x + 3).
tersusun dari
!
n! adalah hasil dari 1×2×...×n.
4! = 1 × 2 × 3 × 4 = 24
faktorial
∞
∞ adalah suatu elemen dari garis bilangan berlanjut yang lebih besar dari semua bilangan reallainnya; sering dijumpai pada perhitungan limit.
limx→0 1/|x| = ∞
tak terhingga

⊕

⊻
Pernyataan A ⊕ B benar jika A atau B, tetapi bukan dua-duanya, benar. A ⊻ B sama artinya.
(¬A) ⊕ A selalu benar, A ⊕ A selalu salah.
xor

∅

{}
∅ berarti himpunan yang tidak memiliki elemen. {} juga berarti hal yang sama.
{n ∈ N : 1 < n2 < 4} = ∅
∈

∉
set membership
a ∈ S berati a adalah suatu elemen himpunan S; a ∉ S berarti a bukan elemen himpunan S.
(1/2)−1 ∈ N

2−1 
∉ N
adalah element dari; bukan elemen dari
di mana-mana, teori himpunan
⊆

⊂
A ⊆ B berarti setiap elemen A juga merupakan elemen B.

A 
⊂ B berarti A ⊆ B tetapi A ≠ B.
A ∩ B ⊆ A; Q ⊂ R
adalah subset dari
⊇

⊃
A ⊇ B berarti setiap elemen B juga merupakan elemen A.

A 
⊃ B berarti A ⊇ B tetapi A ≠ B.
A ∪ B ⊇ B; R ⊃ Q
adalah superset dari
∪
A ∪ B berarti suatu himpunan yang memuat semua elemen A dan juga semua elemen B, tetapi tidak memuat yang lain.
A ⊆ B  ⇔  A ∪ B = B
union ... dari ...; union
∩
A ∩ B berarti suatu himpunan yang memuat semua elemen yang sama-sama dimiliki oleh A dan B.
{x ∈ R : x2 = 1} ∩ N = {1}
beririsan dengan; irisan dari ... dan ...
\
A \ B berarti suatu himpunan yang memuat semua elemen A yang tidak dimiliki oleh B.
{1,2,3,4} \ {3,4,5,6} = {1,2}
minus; tanpa

Simbol berdasarkan huruf
Simbol berdasarkan huruf Latin
Simbol
Nama
Penjelasan
Contoh
Dibaca sebagai
Kategori
∀
∀ x: P(x) berarti P(x) benar untuk semua x.
∀ n ∈ N: n2 ≥ n.
untuk semua; untuk setiap
∃
∃ x: P(x) berarti ada paling sedikit satu x di mana P(x) benar.
∃ n ∈ N: n adalah genap.
"ada"
∃!
∃! x: P(x) berarti tepat ada satu x di mana P(x) benar.
∃! n ∈ N: n + 5 = 2n.
ada tepat satu

N

ℕ
N berarti {0,1,2,3,...}, tetapi lihat artikel mengenai bilangan asli untuk kaidah yang lain.
{|a| : a ∈ Z} = N
N

Z

ℤ
Z berarti {...,−3,−2,−1,0,1,2,3,...}.
{a : |a| ∈ N} = Z
Z

Q

ℚ
Q berarti {p/q : p,q ∈ Z, q ≠ 0}.
3.14 ∈ Q

π 
∉ Q
Q

R

ℝ
R berarti {limn→∞ an : ∀ n ∈ N: an ∈ Q, mempunyai limit}.
π ∈ R

√(−1) 
∉ R
R

C

ℂ
C berarti {a + bi : a,b ∈ R}.
i = √(−1) ∈ C
C

Simbol berdasarkan huruf Ibrani atau Yunani
Simbol
Nama
Penjelasan
Contoh
Dibaca sebagai
Kategori
π
π berarti perbandingan (rasio) antara keliling lingkaran dengandiameternya.
A = πr² adalah luas lingkaran dengan jari-jari (radius) r
pi
geometri Euklidean
∑
∑k=1n ak berarti a1 + a2 + ... + an.
∑k=14 k2 = 12 + 22 + 32 + 42 = 1 + 4 + 9 + 16 = 30
jumlah seluruh ... dari ... ke ... dari
∏
∏k=1n ak berarti a1a2···an.
∏k=14 (k + 2) = (1  + 2)(2 + 2)(3 + 2)(4 + 2) = 3 × 4 × 5 × 6 = 360
produk seluruh ... dari ... ke ... dari
∏i=0nYi berarti himpunan dari semua (n+1)-tuples (y0,...,yn).
∏n=13R = Rn
produk Cartesian dari; produk langsung dari
'
f '(x) adalah turunan dari fungsi f pada titik x, yaitu slope tangen pada titik itu.
Jika f(x) = x2, maka f '(x) = 2x
… primus; turunan dari …
∫
∫ f(x) dx berarti suatu fungsi yang turunannya adalah f.
∫x2 dx = x3/3 + C
integral tak tentu dari …;antiderivatif dari …
∫ab f(x) dx berarti area bertanda di antara sumbu-x dan grafik dari fungsi fantara x = a dan x = b.
∫0b x2  dx = b3/3;
integral dari ... ke ... dari ... terhadap
∇
∇f (x1, …, xn) adalah vektor dari turunan parsial (df / dx1, …, df / dxn).
Jika f (x,y,z) = 3xy + z² maka ∇f = (3y, 3x, 2z)
del, nabla, gradien dari
∂
Dengan f (x1, …, xn), ∂f/∂xi adalah turunan dari f terhadap xi, dengan semua variabel lain tetap konstan.
Jika f(x,y) = x2y, maka ∂f/∂x = 2xy
turunan parsial dari
∂M berarti boundary dari M
∂{x : ||x|| ≤ 2} =
{x : || x || = 2}
boundary dari
⊥
x ⊥ y berarti x tegak lurus dengan y; atau lebih umum x ortogonal terhadap y.
Jika l⊥m dan m⊥n maka l || n.
tegak lurus dengan
x = ⊥ berarti x adalah elemen terkecil.
∀x : x ∧ ⊥ = ⊥
elemen paling bawah
|=
A ⊧ B berarti kalimat A entails kalimat B, sehingga setiap model di mana Abenar, B juga benar.
A ⊧ A ∨ ¬A
entail
|-
x ⊢ y berarti y diturunkan dari x.
A → B ⊢ ¬B → ¬A
infer atau diturunkan dari
◅
N ◅ G berati bahwa N adalah subgrup normal dari grup G.
Z(G) ◅ G
adalah subgrup normal dari
/
G/H berarti quotient grup G modulo subgrupnya H.
{0, a, 2a, b, b+a, b+2a} / {0, b} = Templat:0, ''b'', {a, b+a},Templat:2''a'', ''b''+2''a''
mod


LIRIK MUTIEK TIHAU DAN LAGU MUARA ENIM LAINNYA.

LIRIK LAGU SUMATERA SELATAN MUTIEK TIHAU Ibung...ibung...... Ude ujan kite kume Mutiek tihau batan gulai petang kele Kume...kume......